|
|||||||
|
|
|||||||
|
|||||||
|
Perluasan Taman Nasional Bukit Tigapuluh dan Perlindungan Ekosistem Lebih Luas
LSM Mitra
Latar Belakang Melalui berbagai pekerjaan teknis dan advokasi oleh suatu aliansi 5 LSM lokal (Konsorsium Bukit Tigapuluh), proyek mengarahkan untuk memperoleh dukungan dan persetujuan pemerintah atas pengelolaan khusus terukur untuk mengamankan Ekosistem Bukit Tigapuluh (Lansekap dan Koridor Tesso Nilo- Bukit Tigapuluh), yang berisi blok hutan hujan dataran rendah yang paling luas di Sumatra. Ukuran yang diusulkan meliputi perluasan utama kepada taman yang akan membulatkan bentuknya dan meliputi hutan alam tersisa pada kelerengan yang sangat curam, yang menurut peraturan nasional harus dilindungi. Ukuran itu juga meliputi penyesuaian batas untuk mengurangi konflik antara taman nasional dengan intervensi pembangunan dan masyarakat lokal untuk memperoleh dukungan terhadap proyek ini. Pada waktu yang sama, proyek akan membantu menjaga hutan alam pada dataran yang bersebelahan dengan taman nasional dengan menginventigasikan pilihan bagi perlindungan dan pengelolaan berkelanjutan serta mempromosikan suatu konsensus bersama antar para pihak.
Tujuan Proyek Output Proyek 1
Output Proyek 2
Output Proyek 3
1. Menata mekanisme proyek untuk melibatkan LSM mitra dalam sebuah konsorsium. 2. Menata infrastruktur/administrasi proyek di Jambi dan Riau. 3. Melaksanakan workshop internal secara berkala untuk perencanaan, monitoring dan diskusi teknis. B. Survey/Study/Analysis 1. Inventarisir dan pengumpulan berbagai data/peta dan memperoleh citra satelit terbaru untuk analisa keruangan dan produksi peta. 2. Memproduksi peta untuk survey kehutanan, biodiversity dan masyarakat, untuk mendukung aktivitas pembangunan dan pengelolaan sumberdaya keruangan, untuk komunikasi dan lobbi tentang perluasan taman dan opsi pengelolaan hutan yang bersebelahan. 3. Melakukan berbagai untuk mengidentifikasi masalah pembangunan dan pengelolaan sumberdaya di desa-desa utama perbatasan taman dan masyarakat yang terkait dengan hutan bersebelahan, serta menghasilkan laboran analisisnya. 4. Survey kehutanan dan biodiversiti, kerjasama dengan lembaga/konsultan yang relevan, untuk mendukung usulan perluasan taman, dan untuk menerangkan opsi pengelolaan masa depan atas hutan pada dataran yang bersebelahan dengan taman. 5. Memperluas survey kehutanan, termasuk koridor yang menghubungkannya dengan kawasan konservasi lainnya. C. Pendampingan dan Pemberdayaan Masyarakat 1. Melakukan pengorganisasian dan penguatan kelembagaan lokal di desa-desa perbatasan taman. 2. Menghasilkan proposal untuk pengembangan pendanaan proyek dan fasilitasi program pembangunan pemerintah di desa-desa perbatasan taman. 3. Mengimplementasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan sumberdayanya dengan pendanaan proyek. 4. Fasilitasi pemberdayaan masyarakat dan program pembangunan desa. 5. Melakukan tinjau ulang bersama dengan pemerintah desa dan kabupaten terhadap kegiatan pembangunan yang difasilitasikan atau didukung proyek. D. Kampanye Informasi dan Advokasi 1. Membuat kalender, bulletin dan website tentang profil proyek, serta press release. 2. Melaksanakan ekspedisi media ke Bukit Tigapuluh dan memfasilitasikan kontak dengan para pihak dan pengambil kebijakan. 3. Memfasilitasikan liputan proyek yang relevan oleh media swasta untuk mempengaruhi konteks pengambil kebijakan. 4. Melaksanakan seminar regional dan nasional tentang Bukit Tigapuluh, serta menghasilkan proseding dengan dokumen yang dipresentasikan. 5. Diskusi dan lobbi teknis dengan stakeholder kunci di semua level.
|
Copyright © WARSI 1999 - 2013. All Rights Reserved. | log in | |