Home > Geo Reference

  GEO REFERENCE

 

Jambi Province

Propinsi Jambi, berada di bagian tengah Pulau Sumatera, sebagian besar menempati DAS Batanghari. Secara geografis terletak antara 0°45' sampai 2°45' Lintang Selatan dan antara 101°10' sampai 104°55' Bujur Timur. Propinsi yang luasnya 53.435 Kmē kini terbagi menjadi 10 Daerah Tingkat II (sebelumya 5), yaitu : Kerinci (4.200 Kmē), Muara Bungo & Muara Tebo (13.500 Kmē), Sarolangun % Merangin (14.200 Kmē), Batanghari & Muara Jambi (11.130 Kmē), Tangungjabung Barat & Tanjungjabung Timur (10.200 Kmē), dan Kodya Jambi (205 Kmē).

Jambi Province lies in the central part of Sumatera (Sumatra), in Republic of Indonesia, mostly within the Batanghari river basin, between 0°45' to 2°45' south latitude and 101°10' to 104°55' east longitude. The Province, whose area is 53.435 kmē comprises 10 districts (formerly 5 districts): Kerinci (4.200 Kmē), Muara Bungo & Muara Tebo (13.500 Kmē), Sarolangun & Merangin (14.200 Kmē), Batanghari & Muara Jambi (11.130 Kmē), West Tangungjabung & East Tanjungjabung (10.200 Kmē), as well as Jambi township (205 Kmē).

 

District

Population 1996

Sex ratio
%

Density
1996

growth rate
(%/year)
1980-1990

growth rate
(%/year)
1990-1996

male

female

sub total

Kerinci

145,782

153,972

299,754

97.68

71

1.92

1.14

Ma.Bungo & Tebo

220,156

223,352

443,509

98.56

33

4.27

3.52

Sarolangun & Merangin

219,880

222,968

442,848

98.62

31

4.88

3.94

Batanghari & Muara Jambi

195,120

202,362

397,582

96.42

36

4.16

3.37

West & East Tanjungjabung

198,378

193,995

392,373

102.26

38

1,84

1.33

Jambi

204,899

207,381

412,280

98.80

2204

3.98

3.28

Total

1,184,215

1,204,031

2,388,246

 

Average

 

98.35

45

3.40

3.34

Source: SUPAS, Statistical Office of Jambi Province, 1997

 
 

The population density of each district (as indicated above) has historically been low (Jambi town is an exception), but the population growth is relatively high. Thus, if 3 % annual growth in assumed, total population of the province will be about 2,7 million by the year of 2000.
Kepadatan penduduk per-kabupaten tergolong rendah (kecuali Kodya Jambi), namun demikian laju pertambahan penduduknya relatif cukup tinggi. Dengan asumsi laju pertumbuhan penduduk 3 % per tahun, maka tahun 2000 Propinsi Jambi diperkirakan berpenduduk ą 2,7 juta jiwa.

The population growth is mainly caused by migration, especially by the government's transmigration program. High population growth is causing high rates of forest clearance. Since 1993 until 1997, big scale forest clearing for plantation and transmigration state has used up 92.680 Ha rainforest.
Pertumbuhan penduduk terutama disebabkan oleh faktor migrasi, khususnya program transmigrasi oleh pemerintah. Tingginya laju pertumbuhan penduduk menyebabkan pembukaan areal hutan --sebagai kebutuhan akan lahan-- juga tinggi. Pembukaan hutan dilakukan baik dalam skala kecil maupun skala besar. Pembukaan hutan dalam skala besar untuk perkebunan dan transmigrasi, telah menghabiskan hutan 92.680 Ha dalam tahun 1993 sampai 1997.

 

Copyright Đ WARSI 1999 - 2013.  All Rights Reserved. | log in |