|
|
|
Daftar
Dosa Sinarmas di Jambi
"15 Tahun Sinarmas berkontribusi
terhadap penghancuran hutan alam
dan menyengsarakan rakyat Jambi"
Jambi, 5
Juni 2011
Sejak beroperasi pada tahun
1996/97, PT Wirakarya Sakti (WKS) dan PT Rimba Hutani Mas (RHM) yang berada
dibawah bendera Sinarmas Group (SMG) telah menguasai hutan Jambi seluas
357.461 Ha. Saat ini, sepuluh anak perusahaan Sinarmas lainnya terus
mengincar dan berupaya mendapatkan izin perluasan areal Hak Pengusahaan Hutan
Tanaman Industri (HPHTI) seluas 432.677 Ha pada hutan ek HPH yang masih tersisa
di Provinsi Jambi.
Dari 2,2 juta kawasan hutan Jambi, seluas 871.776 Ha atau
sekitar 40 persen telah mengalami kerusakan. Diantara penyebab utamanya adalah
ekploitasi oleh perusahaan HPHTI, menyusul pembangunan perkebunan kelapa sawit.
Sinarmas adalah pelaku utama dalam bisnis HPHTI di Jambi.
|
| |
Masyarakat
Ajukan Pengelolaan Hutan
IZIN HTI
JAMBI,
KOMPAS.com — Menteri Kehutanan mencabut izin hutan tanaman industri
di kawasan penyangga Taman Nasional Bukit Duabelas bagi PT Hapadi Trisena
Utama. Kawasan tersebut kini diajukan pengelolaannya oleh masyarakat Desa
Hajran, Kecamatan Bathin XXIV, Kabupaten Batanghari .
Dalam
surat keputusannya, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mencabut Izin Percobaan
Penanaman (IPP) PT Hapadi seluas 10.000 hektar dengan alasan perusahaan
HTI yang mengantongi izin sejak 1990 itu tidak memperlihatkan kemajuan
pembangunan tanaman, sesuai dengan izin yang dikantonginya. Semua kegiatan
PT Hapadi Trisena Utama harus dihentikan, demikian petikan surat Menhut
yang dikeluarkan 3 Desember lalu. PT Hapadi sejak awal beroperasi membuka
sekitar 100 hektar lahan, dan menanaminya dengan sengon, tetapi perusahaan
ini segera berhenti beraktivitas.
|
| |
|
Joni
Alami Gegar Otak, Gilan Tewas
KKI Warsi minta aparat tindak pelaku pengeroyokan Orang Rimba
Jambi, 19 Januari 2011
Joni mengalami
gegar otak, berdasarkan hasil rontgen yang dilakukan di Rumah Sakit Abunjani
Bangko. Joni yang merupakan Orang Rimba SP A Pemenang Kecamatan
Pemenang Kabupaten Merangin, korban amuk massa warga Desa Bunga
Antoi Pemenang. Tindak kekerasan yang dialami Joni, berawal ketika
dia dan rekannya Gilan Orang Rimba SP C Pelakar Jaya, Pemenang hendak
menuju rumah kerabat Gilan di sekitar perkebunan JAW Sarolangun. Malam
itu (kamis 13/1) sekitar jam 11 malam, Joni dan Gilan mengendarai sepeda
motor melintasi jalan poros satu-satunya yang menghubungkan Pelakar Jaya
ke Jalan Lintas Sumatera guna menuju ke Sarolangun.
|
|