NEWS RELEASE: sinarmas

Tahun:

Produsen Kelapa Sawit terbesar kedua di Indonesia gagal menerapkan kebijakan keberlanjutannya.

LSM menganggap bahwa Astra Agro Lestari terlalu lambat dalam mengimplementasikan kebijakan keberlanjutannya; mereka mempertanyakan intensitas perusahaan tersebut dalam menjalankan seluruh komitmennya.
news/2017/News_201702_Astra_Agro_Lestari_palm_oil_producer_fails_to_deliver_on_its_sustainability_policy1.jpg

Astra Agro Lestari, Perusahaan kelapa sawit ke-dua terbesar di Indonesia, telah gagal dalam mengatasi beberapa kesenjangan dalam menerapkan kebijakan keberlanjutan yang telah diidentifikasi oleh beberapa LSM Indonesia dan Internasional pada bulan September lalu. Rainforest Foundation Norway, Mighty, KKI Warsi, Yayasan Merah Putih Palu (YMP), dan SumOfUs mengirim sebuah surat yang mempertanyakan kesigapan mereka dalam mengatasi kesenjangan tersebut dan pertanyaan-pertanyaan kritis lainnya.

Continue Reading

Warsi Keluar Dari Pokja Isfmp

KKI WARSI memutuskan untuk keluar dari kelompok Kerja ISFMP (Integrated Sustainable Forest Management Plan) Provinsi Jambi. Keluarnya WARSI dari kelompok Kerja ini karena setelah melakukan perjalanan lapangan menemukan: kondisi di lapangan tidak sepenuhnya masuk ke dalam rekomendasi tim ahli, validitas atau akurasi data yang digunakan tim ahli masih diragukan dan konflik sosial tidak terpetakan dengan baik.

Continue Reading

Daftar Dosa Sinarmas Di Jambi

15 Tahun Sinarmas Berkontribusi Terhadap Penghancuran Hutan Alam Dan Menyengsarakan Rakyat Jambi

Sejak beroperasi pada tahun 1996/97, PT Wirakarya Sakti (WKS) dan PT Rimba Hutani Mas (RHM) yang berada dibawah bendera Sinarmas Group (SMG) telah menguasai hutan Jambi seluas 357.461 Ha. Saat ini, sepuluh anak perusahaan Sinarmas lainnya terus mengincar dan berupaya mendapatkan izin perluasan areal Hak Pengusahaan Hutan Tanaman Industri (HPHTI) seluas 432.677 Ha pada hutan ek HPH yang masih tersisa di Provinsi Jambi.

Continue Reading

Hutan Di Lansekap Bukit Tigapuluh Dibabat App

Kehidupan Masyarakat Tradisional Dan Satwaliar Sumatera Terancam
news/2008/News_200801_DibabatAPP1.jpg

Kepunahan hutan alam dengan keanekaragaman hayatinya yang tinggi di lansekap Bukit Tigapuluh, di Riau dan Jambi sudah diambang mata. Hutan yang merupakan salah satu habitat kunci bagi harimau, gajah, dan orangutan Sumatera dan tempat bergantung hidup masyarakat tradisional ini mengalami ancaman serius, baik akibat penebangan masif yang sedang berlangsung maupun rencana Departemen kehutanan (Dephut) untuk mengkonversi eks HPH di sekitar Bukit Tigapuluh melalui perusahaan bubur kertas dan kertas, terutama oleh Asia Pulp & Paper (APP) beserta perusahaan mitra kerjanya.

Continue Reading

STUD Berhasil Pengaruhi Opini Publik

Kadishut Baru Jambi menolak rencana penutupan STUD. Moment ini dimanfaatkan perusahaan kayu lapis tersebut untuk melancarkan serangan balik dan menyatakan rekomendasi Menhut sebagai sebuah kebohongan.

Kadishut Baru Jambi menolak rencana penutupan STUD. Moment ini dimanfaatkan perusahaan kayu lapis tersebut untuk melancarkan serangan balik dan menyatakan rekomendasi Menhut sebagai sebuah kebohongan

Continue Reading