Home > Advocacy

  ADVOCACY

 
     
  Ekosistem Hutan Rawa Gambut Kerumutan:
Kerumutan landscape merupakan bagian dari landscape Tesonilo – Bukit Tigapuluh yang diinisiasi oleh LSM di Riau dan Jambi sejak tahun 2002 (gambar 2). Hutan pada landscape tersebut sangat penting dipertahankan selain sebagai penyeimbang ekologi dan diyakini dapat berfungsi sebagai koridor bagi satwa tertentu agar viable. Kalau dilihat dari sebaran gambut yang ada di Sumatera, Riau memiliki kawasan gambut terluas atau hampir 2/3nya dan relatif lebih aman (lihat gambar 4). Sedangkan di Kampar Peninsula, saat ini sebagian besar hutan rawa gambut tersebut dalam proses degradasi dan fragmentasi oleh group perusahaan rakasasa Pulp and paper APP/APRIL dn perkebunan kelapa sawit. Jikalahari dan WWF sedang berkampanye untuk mengurangi degradasinya.
 
 
Warga Desa Tuntut HGU Perkebunan Sawit PT SDM Yang Terlantar
HGU Perkebunan Sawit Desa Makmur dengan luas lebih kurang 14.500 ha terletak di dua kecamatan di kabupaten Batang Hari, yaitu Kecamatan Batin XXIV yang terdiri dari Desa Hajran dan Desa Paku Aji, dan Kecamatan Maro Sebo Ulu yang terdiri dari Desa Sungai Ruan dan Desa Sungai Lingkar. Perkebunan kelapa sawit SDM yang termasuk dalam Grup Asiatic ini merupakan perusahaan swasta murni yang dikelola sejak tahun 1987 tanpa memberikan kontribusi terhadap desa-desa yang berada disekitarnya.
 
 
 

PT Dikapura Kencana Mengancam Kelestarian TN Bukit Duabelas
Kenyataan dilapangan, perusahaan ini justru lebih banyak beraktivitas di dalam kawasan TNBD. Hal ini ditandai dengan dibukanya jalan logging sepanjang 22 km dari tepi sungai Tabir atau logpond perusahaan menuju ke dalam TNBD, hal ini sudah memasuki TNBD sepanjang lebih dari 6,1 Km. Lebar jalan logging sekitar 8 -12 meter sehingga 2 truk tronton dan satu mobil hiline dapat melintasi jalan ini secara serempak.
 

 
  Pentingnya Rasionalisasi Taman Nasional Bukit 30
Rasionalisasi Taman Nasional Bukit 30 (TNBT) merupakan sebuah ikhtiar menuju pengelolaan kawasan konservasi yang lebih optimal.  Sebab, dengan bentuk yang berkelok, menjari serta memiliki keliling (perimeter) yang sangat panjang sangat menyulitkan dalam pengamanan, dan malah bisa memberi peluang untuk dieksploitasi. Bahkan di sisi selatan, yang berada di wilayah Propinsi Jambi, bentuknya serupa gagang pistol.
 
 
 
Copyright © WARSI 1999 - 2007.  All Rights Reserved.  Last Update <%=(Bulan & " " & tahun)%>